SUARA INDONESIA SUMENEP

18 Ton Pupuk Selundupan di Sumenep Diduga Dibeli dari Gapoktan dan Kios

Wildan Mukhlishah Sy - 15 March 2023 | 17:03
Peristiwa Daerah 18 Ton Pupuk Selundupan di Sumenep Diduga Dibeli dari Gapoktan dan Kios
Pupuk Urea dan Ponska yang rencananya akan diselundupkan dan dikirim ke luar Madura. Foto: Istimewa

SUMENEP- Sebanyak 18 ton pupuk selundupan yang akan dikirim ke luar Madura, diduga dibeli dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan kios pupuk di wilayah setempat. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Penyuluhan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep A. Farid menjelaskan, dugaan sementara tersebut, berdasarkan keterangan yang dilontarkan oleh dua orang terduga pelaku yang berhasil diamankan Polres Sumenep. 

"Iya, dugaan sementara ada dari Gapoktan dan kios," ungkapnya, Rabu (15/3/2023). 

Kendati demikian, dirinya belum dapat menyebutkan secara pasti, lokasi kios atau Gapoktan yang melayani pembelian pupuk untuk kasus penyelundupan tersebut. 

Menurutnya, hal itu akan masuk dalam pengembangan pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian setempat. 

Selain itu, dia menyebut bahwa dua orang yang ditangkap oleh Polres Sumenep, hanya berperan sebagai supir.

Karena, pendistribusian dilakukan dengan cara Raco, maka setiap orang memiliki peran yang berbeda-beda. 

"Sudah ada tim dan mereka punya peran masing-masing. Misal supir satu menyetir sampai titik ini, nanti sampai sana ganti orang, begitu," lanjutnya. 

Farid menambahkan, kasus tersebut akan menjadi atensi dari DKPP Sumenep. Pihaknya, juga akan memperketat pengawasan pembelian pupuk. 

Selain itu, DKPP Sumenep akan terus menggalakkan sosialisasi kepada Gapoktan dan kios di Sumenep, agar pupuk bersubsidi tidak sampai dikirim ke luar daerah. 

"Kami akan sosialisasi kepada Gapoktan dan kios, agar jangan sampai keluar Sumenep," tandasnya.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya