SUMENEP- Salah seorang terduga pelaku mafia pupuk bersubsidi dengan inisial W, yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), disinyalir merupakan Sekertaris Desa (Sekdes) Aeng Bajah Kenek, Kecamatan Bluto Sumenep.
Hal tersebut, sebagaimana informasi yang disampaikan oleh salah seorang warga setempat berinisial Z, saat dikonfirmasi oleh sejumlah media, Senin (27/3/2023).
"Iya, dia Sekdes di sini (Aeng Bajah Kenek)," ucapnya.
Dia mengatakan, dirinya telah mendengar pemberitaan mengenai kasus penyelundupan 18 ton pupuk bersubsidi, yang diduga dilakukan oleh W tersebut.
Menurutnya, beberapa hari sejak berita tersebut mulai menyebar, rumah terduga pelaku selalu dalam keadaan sepi. Bahkan, saat malam tiba, tidak ada satupun lampu rumah yang dinyalakan.
"Gak ada, sepi banget. Kemarin saya pulang malam lewat depan rumahnya gelap, lampunya mati semua," ucapnya.
Sementara itu, suaraindonesia.co.id, telah berusaha untuk menghubungi Kepala Desa Aeng Baja Kenek Matsin. Namun, hingga berita ini diterbitkan, ia masih belum bisa dikonfirmasi.
Diinformasikan sebelumnya Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko mengatakan bahwa, DPO masih dalam pengejaran dan semua pihak yang diduga terafiliasi telah masuk dalam pengawasan Polres Sumenep.
"Sedang dalam pencarian, kantong-kantong yang terafiliasi juga kami awasi," tandasnya.
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Wildan Mukhlishah Sy |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi